Tiga Wanita Hasil Razia Diberangkatkan ke Panti Rehabilitasi di Berastagi

 

PADANG LAWAS UTARA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) memberangkatkan tiga wanita yang terjaring razia untuk menjalani pembinaan di Panti Rehabilitasi Wanita Tuna Susila dan Tuna Laras Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara di Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu (24/1/2026).

 

Kegiatan pemberangkatan tersebut dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB di Kantor Satpol PP Kabupaten Paluta dan berlangsung dengan tertib serta lancar.

 

Sebelumnya, terhadap ketiga wanita tersebut telah dilakukan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh petugas. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan fakta bahwa yang bersangkutan merupakan wanita tuna susila (WTS), sehingga direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi dan pembinaan lebih lanjut di panti sosial milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

 

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil razia penyakit masyarakat (pekat) yang dilaksanakan Satpol PP sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara.

 

Kepala Satpol PP Kabupaten Paluta, Indra Saputra Nasution, menyampaikan bahwa pengiriman ke panti rehabilitasi bukan semata-mata bentuk penindakan, melainkan juga sebagai upaya pembinaan dan pemulihan sosial.

 

“Kami ingin menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas penertiban, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan agar mendapatkan pembinaan dan keterampilan sehingga dapat kembali ke tengah masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik,” ujar Indra.

 

Ia menambahkan, selama proses pemeriksaan hingga pemberangkatan, tidak ditemukan kendala maupun hambatan yang berarti.

 

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa hambatan. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar proses rehabilitasi dapat berjalan optimal,” tambahnya.

 

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara berharap melalui rehabilitasi tersebut, para peserta dapat memperoleh pembinaan mental, sosial, serta keterampilan kerja sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan bermartabat di masa mendatang.(DsP)